Lhokseumawe — Upaya mendorong transformasi pengelolaan masjid berbasis teknologi digital terus dilakukan. Salah satunya melalui kegiatan Pelatihan Masjid Go Digital yang berlangsung di Wisma Kuta Karang, Kota Lhokseumawe, pada 14–17 Desember 2025.
Kegiatan ini diselenggarakan dengan dukungan penuh dari Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Utara sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pengelola masjid di era digital. Pelatihan tersebut diikuti oleh para pengurus masjid, remaja masjid, serta perwakilan lembaga keagamaan dari berbagai kecamatan di Aceh Utara dan sekitarnya.
Pelatihan Masjid Go Digital bertujuan untuk membekali peserta dengan pemahaman dan keterampilan pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan masjid, mulai dari administrasi, pengelolaan keuangan, publikasi kegiatan keagamaan, hingga optimalisasi media sosial dan platform digital sebagai sarana dakwah.
Selama empat hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi, antara lain pengenalan sistem administrasi masjid berbasis digital, strategi komunikasi dakwah di media sosial, pengelolaan konten digital islami, serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan masjid.
Perwakilan Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Utara dalam sambutannya menyampaikan bahwa digitalisasi masjid merupakan kebutuhan yang tidak dapat dihindari. Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat edukasi, informasi, dan pemberdayaan umat yang harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap masjid-masjid di Aceh Utara mampu memanfaatkan teknologi digital secara bijak dan produktif, sehingga peran masjid semakin kuat dan relevan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Para peserta menyambut positif pelatihan tersebut dan menilai kegiatan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kompetensi pengurus masjid. Mereka berharap program serupa dapat terus berlanjut agar digitalisasi masjid dapat diterapkan secara merata dan berkelanjutan.
Pelatihan Masjid Go Digital ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mewujudkan masjid yang modern, transparan, dan inklusif, tanpa meninggalkan nilai-nilai syariat Islam yang menjadi dasar kehidupan masyarakat Aceh.
live streaming




